Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo didampingi Bupati Cirebon, serta para dirjen dan staf ahli KKP melakukan kunjungan kerja ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Gebang Mekar, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa (7/7).

Sebelumnya, Menteri Edhy mengunjungi pabrik pembuatan jaring ikan dan benang, PT Arteria Daya Mulia (Arida) Cirebon di Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

Dalam Kunjungannya, Menteri Edhy mengajak para pedagang di tempat pelelangan ikan untuk menjaga kebersihan barang dagangannya.”Ada yang perlu diperbaiki seperti pedagang ikan harus lebih bersih dan higienis,” kata Menteri Edhy.

Menteri Edhy juga menyoroti terkait pendangkalan muara sungai, dan meminta kepada dirjen KKP untuk mendata pelabuhan yang ada di Indonesia yang berpotensi terjadi pendangkalan.

Menteri Edhy mengatakan, Desa Gebang Mekar merupakan desa yang sangat berpotensi, karena memiliki hampir 2.000 kapal. Untuk itu dirinya berkomitmen untuk menghidupkan Desa Gebang Mekar ini agar lebih berkembang. “Ini sangat besar, desa yang kapalnya terpadat di Indonesia yaitu 1.964 kapal,” paparnya.

Ada hal menarik yang menjadi perhatian menteri Edhy yaitu tentang potensi tambak udang, Ikan Bandeng, Ikan Bawal dan Kepiting di sekitar tersebut yang berpotensi dapat meningkatkan bagi desa. namun masih ada sedikit kendala yaitu terkait air bersih. Dirinya akan berusaha untuk memecahkan permasalahan tersebut karena sulitnya untuk mendapatkan air bersih di wilayah pantura.

“Ada 10.000 tambak udang yang idol disekitar sini, ada juga Ikan Bawal, Bandeng dan Kepiting. Untuk wilayah laut utara ini yang menjadi kendala adalah ketersediaan air bersih, ini yang masih menjadi PR.” Ungkapnya.

Dirinya meyakini apabila lahan tersebut dapat di kelola secara maksimal akan menciptakan pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Kecamatan Gebang dan sekitarnya.

“Dari situlah saya yakin akan banyak pertumbuhan ekonomi baru dengan memanfaatkan lahan yang secara nyata sudah ada,” Pungkasnya.

KPID Jabar Award 2018 ke 11 kembali digelar di el-Royal Hotel Jalan Merdeka Bandung ada 13 kategori yang diperlombakan oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat pada tahun ini, ajang KPID Award sebagai apresiasi terhadap karya insan penyiaran radio dan televisi di Jawa Barat, yang telah berkontribusi menyuguhkan program siaran informasi, edukasi dan hiburan kepada masyarakat. Jum’at (23/11/2018)
Tema KPID Jabar Award 2018 “Kemilau Penyiaran Jawa Barat Membangun Negeri” mengandung arti banyaknya jumlah penyiaran di Jawa Barat, namun tetap berkomitmen untuk mendorong negeri Indonesia maju dan memacu prestasi melalui konten siaran yang informatif, edukatif, hiburan yang sehat serta sebagai kontrol dan perekat sosial. Salah satu Syarat dan Ketentuan Peserta yang utama wajib adalah lembaga penyiaran yang sudah memiliki legalitas Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) atau sekurang-kurangnya telah memiliki izin Prinsip Penyelenggaraan Penyiaran (IPP Prinsip) yang masih berlaku.
Ketua KPID Jawa Barat Dr. Dedeh Fardiah, M.Si meyampaikan KPID Award rutin dilaksanakan setiap tahun, dan tahun ini terdapat peningkatan bobot penilaian serta bertambahnya jumlah kategori yang dinilai. Kategori yang dilombakan KPID Award Jabar 2018 diantaranya, siaran berita, program anak, talkshow, hiburan seni dan budaya lokal, serta iklan layanan masyarakat (ILM). Dari 13 kategori yang dilombakan, Kabupaten Cirebon mendapatkan satu penghargaan melalui kategori iklan layanan masyarakat yang diraih oleh radio Sportif FM sebagai salah satu perwakilan Radio Komunitas di Kabupaten Cirebon.

” Terdiri 13 kategori dilombakan baik dalam Stasuin Sistem Jaringan (SSJ),maupun siaran radio televisi yang sifatnya lokal, setiap tahun KPID mengakomodir masukan dari lembaga penyiaran dan penyiaran swasta.
lembaga penyiaran di Jawa Barat berjumlah 446, dan pada penilaian tahun ini terdapat 146 karya program siaran radio dan 61 karya televisi.ujarnya.
Ketua KPID Jawa Barat, Dedeh Fardiah mengatakan, ada 7 poin penting yang menjadi tujuan dari diselenggarakannya KPID Jabar Award ini diantaranya, pertama memberikan anugerah, penghargaan dan apresiasi penyiaran yang positif, kreatif dan konstruktif kepada penyelenggara lembaga penyiaran radio dan televisi di Jawa Barat yang telah menciptakan program-program acara siaran yang sehat, menarik, menghibur dan mendidik bagi khalayak masyarakat Jawa Barat. Kedua, Memberikan stimulasi dan motivasi kepada penyelenggara penyiaran radio dan televisi untuk selalu menyuguhkan siaran yang mendidik, mengandung infomasi yang benar dan bennanfaat, menghibur secara sehat, menjadi media kontrol dan perekat sosial, serta adil dan bertanggung jawab dalam mewujudkan cita-cita masyarakat Jawa Barat, sebagaimana visi Jawa Barat, yaitu terwujudnya masyarakat Jawa Barat yang Juara Lahir Bathin. Ketiga, Mengajak kepada seluruh komponen lapisan masyarakat baik birokat, pejabat, pengusaha, khlayak publik, semua lembaga penyiaran dan seluruh kalangan masyarakat dalam menyatupadukan visi misi, dan langkah dalam membangun Jawa Barat menuju Provinsi Juara Lahir Batin di bidang penyiaran. Keempat, Mensinergikan dalam konsistensi tugas pokok dan fungsi KPID Jawa Barat dengan Pemerintah, lembaga Penyiaran dan stakeholder dalam program KPID Award 2018. Kelima, Mengajak partisipasi seluruh lembaga penyiaran, pengusaha, profesional, pemerintah dan masyarakat lain dalam membangun Jawa Barat Juara Lahir Bathin.
Keenam, Ikut serta dalam progran-program pemerintah Jawa Barat sebagai provinsi yang maju, sejahtera dan agamis, serta turut mewujudkan kesalehan sosial. Membangun rasa ukhuwah (bersatu) dan mempererat tali silarurahim antara KPID Jawa Barat , Pemerintah, lembaga penyiaran dan masyarakat. Ketujuh, Menjadikan spirit dan motivasi untuk selalu membuat program acara siaran radio dan televisi yang sehat, menarik, hiburan yang sehat dan mendidik bagi khalayak masyarakat Jawa Barat. (edys/kominfo/23/11/18).

LAPORAN

LAYANAN INFORMASI PUBLIK

TAHUN 2017

KOMISI INFORMASI KABUPATEN CIREBON

Sekretariat: JL Sunan Drajat No.15 Komplek Perkantoran

Pemerintah Daerah Sumber Kabopaten Cirebon

 

lebih lanjut download dokumen resmi :

1. LAPORAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK – klik di sini

2. STANDAR PELAYANAN – klik d sini

3. ALUR PELAYANAN INFORMASI PUBLIK MELALUI PERMOHONAN – klik di sini

4. LAYANAN INFORMASI PUBLIK SOP – klik di sini

5. FORMULIR PELAYANAN INFORMASI DAN DOKUMENTASI – klik d sini

 

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon meraih juara dua dalam BKPSDM Award Tahun 2017, Rabu (29/11) yang dilaksanakan di aula Graha Cakrabuana BKPSDM Sumber.
Kegiatan ini digelar oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) tentang Penganugrahan Penilaian Manajemen Kepegawaian yang Santun, Inovatif, Akuntabel, dan Profesional (SIAP) dalam BKPSDM Award Tahun 2017.
BKPSDM Award ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon Drs. H. Yayat Ruhyat, M.Si, para Kepala Dinas dan Camat se Kabupaten Cirebon, Perwakilan GM Radar dan Kepala BJB Sumber serta undangan lainnya.
Dalam acara tersebut, Bupati Cirebon Dr. H. Sunjaya Purwadisastra, MM.,M.Si memberikan piagam penghargaan penilaian manajemen kepegawaian Klater satu, juara pertama diraih oleh Dinas Sosial, juara kedua Dinas Kominfo dan juara ketiga diraih oleh RSUD Arjawinangun. Sedangkan klaster dua juara pertama diraih oleh Kecamatan Beber, juara kedua diraih oleh Kecamatan Tengahtani dan juara ketiga diraih oleh Kecamatan Pabuaran.
Selain itu juga diadakan pemberian penghargaan bagi juara PNS Teladan, piagam penghargaan kepada PNS Punabakti, pemberian SK kenaikan pangkat, penghargaan Satya Lencana 30 tahun, 20, dan 10 tahun yang diberikan oleh Bupati Cirebon. Sedangkan untuk OPD Idola diraih oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon yang diberikan oleh GM Radar Cirebon.
Kepala BKPSDM Kabupaten Cirebon H. Supadi Priyatna, SH.,M.Si menyampaikan, kegiatan dilaksanakan dengan maksud dan tujuan sebagai sarana dan strategi untuk mewujudkan manajemen kepagawaian yang SIAP yang berorientasi pada Good Gavernment. Kemudian meningkatkan motivasi dan terwujudnya tata pengelolaan kepegawaian yang baik serta mendorong tumbuhnya prestasi di kalangan PNS.
Kepala BKPSDM mengatakan, aspek yang dinilai meliputi mengelolaan data kepegawaian, pelayanan administrasi kepegawaian, inovasi dan pengembangan pegawai, disiplin dan kesejahteraan pegawai.
BKPSDM Award ini terbagi dalam dua klaster yakni klaster pertama meliputi Dinas, Badan dan Rumah Sakit, Inspektorat dan Satpol PP dan yang kedua adalah Klaster Kecamatan.
Selain itu juga telah dilaksanakan seleksi penilaian PNS teladan yang meliputi aspek administrasi, psiko tes dan wawancara. Untuk selanjutnya PNS ini diikutsertakan dalam penilaian PNS teladan Tingkat Provinsi.
Dalam sambutan Bupati Cirebon menyampaikan, penilaian manajemen kepegawaian (BKPSDM Award) adalah suatu strategi untuk meningkatkan manajemen kepegawaian, sehingga kinerja setiap SKPD dapat diukur keberhasilannya melalui instrument yang jelas.
Bupati Cirebon juga mengapresiasi kepada para PNS yang telah dinilai terbaik oleh Tim Penilai PNS Teladan Tingkat Kabupaten Cirebon. Jadikan ini sebagai momentum kebangkitan semangat kerja untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Cirebon.
Bupati Cirebon mengucapkan selamat kepada SKPD dan PNS Teladan yang telah berhasil meraih penghargaan, dengan harapan dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga mewujudkan masyarakat Kabupaten Cirebon yang AMANAH (Agamis, Maju, Adil, Sinergi, dan Sejahtera). Dan bagi yang belum berhasil, Bupati Cirebon menghimbau untuk meningkatkan kembali serta kerahkan potensi dan sumber daya secara maksimal, sehingga di tahun depan SKPD saudara bisa menjadi yang terbaik dan dapat meraih penghargaan.
Bertepatan dengan Hari KORPRI, atas nama Pemerintah Kabupaten Cirebon Bupati Cirebon juga mengucapkan Hari Jadi KORPRI yang ke 46 dan berpesan kepada jajaran Korpri untuk bisa menjadi tauladan bagi perubahan yang diharapkan oleh seluruh masyarakat dan meneguhkan netralitas, meningkatkan profesionalisme Aparatur Sipil Negara.(Bens, Diskominfo)

.

Potensi seni wayang dalam khasanah kebudayaan Nusantara memiliki peluang untuk menjadi daya tarik wisatawan serta tidak menutup kemungkinan dapat dijadikan sebagai lahan penelitian bagi para ilmuan, baik dalam maupun luar negeri. Ketertarikan tersebut sangat beralasan, mengingat Nusantara kaya dengan beraneka ragam produk budaya (terutama kesenian), mulai dari yang klasik dan tradisional sampai kepada kontemporer yang sekaligus menunjukan adanya dinamika kreativitas.
Seni wayang terlahir sebagai wahana kreatif yang memiliki tempat tersendiri di masyarakatnya dan juga merupakan representasi dari nilai-nilai yang akan memberikan manfaat bagi siapapun yang akan mempelajarinya. Sebagai representasi nilai, Seni Budaya Nusantara tak dapat dipungkiri telah mampu memberikan proses terapi yang erat berkaitan dengan pendidikan nilai, yakni nilai spiritual maupun nilai lainnya yang bersifat edukatif. Oleh karena itu, tidaklah mengherankan apabila Seni wayang telah banyak dipelajari di negeri orang lain, karena persoalan nilai tadi.
Seni wayang telah menjadi salah satu bentuk ekspresi paling tua yang pernah diciptakan peradaban manusia. Pada sebagian besar masyarakat dunia, wayang memegang peranan penting dalam berbagai sisi kehidupan yang menyimpan nilai-nilai magis dan suci. Ini karena peranan wayang yang besar sebagai simbol-simbol khusus dalam berbagai upacara dan kegiatan adat yang luhur.
Alasan yang menguatkan mengapa Seni wayang menjadi pilihan media membelajarkan nilai, tentu saja hal ini dilandasi oleh beberapa penelitian yang menyimpulkan bahwa seni budaya sekurang-kurangnya memiliki beberapa kecenderungan sebagai bagian dari value education. Beberapa diantara kecenderungan yang dapat disampaikan yaitu : (1) Seni wayang dapat memunculkan sikap untuk saling menghargai perbedaan di antara sesama, (2) Seni wayang mampu memberikan efek perubahan pada pelakunya karena secara tak langsung membelajarkan etika, (3) Seni wayang dapat membangkitkan semangat kerja sama untuk saling membutuhkan.
Seni wayang yang khas sebagai ciri wanci kebudayaan Nusantara yang adiluhung, sangatlah disayangkan bila kondisinya kini diambang ketidak pastian, yakni antara hidup dan mati atau menghilang dari komunitas budayanya dan muncul sebagai warisan budaya baru di negeri orang. Dengan alasan seperti itulah,maka upaya untuk menyelamatkan salah satu seni warisan para leluhur dengan segenap peranan nilai yang ada di dalamnya, bukanlah suatu keniscayaan dilakukan.
Berangkat dari pemikiran di atas, Pemerintah Kabupaten Cirebon merancang suatu event dalam bentuk Gelar Apresiasi yang isinya mengeksistensikan kembali Seni Wayang Jawa Bali. yang akan melibatkan semua unsur yang menaruh perhatian terhadap hidup, tumbuh, dan berkembangnya seni wayang, yang ada di daerah-daerah di Jawa dan Bali.
Gelar Apresiasi Wayang Jawa Bali ini akan diselenggarakan pada Hari Sabtu-Minggu Tanggal 4-5 November Tahun 2017 bertempat di Halaman Parkir Ramayana Robinson Jl. Plered Kabupaten Cirebon.

Cirebon International Furniture Expo CIFEX 2017
21-22 Oktober 2017
Lapangan Tegalwangi Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon
Sebagai salah satu daerah andalan di Jawa Barat, Kabupatern Cirebon memiliki berbagai potensi budaya dan industri. Selain terkenal dengan batik, kearifan lokal Kabupaten Cirebon juga menghasilkan industri potensial di bidang furniture, yaitu kerajinan rotan.
Kerajinan rotan dari Kabupaten Cirebon telah diakui kualitasnya hingga mancanegara, bahkan angka ekspornya melebihi angka penjualan didalam negeri. artinya, kerajinan rotan Cirebon telah mendapatkan tempat khusus di mata dunia, baik secara fungsional maupun estetika.
“Uniknya, walaupun Kabupaten Cirebon tidak mempunyai sumber alam penghasil rotan, tapi nyatanya Kabupaten Cirebon mampu memproduksi hasil-hasil rotan ke tingkat ekspor dunia dan menjadi pusat industri terbesar di Indonesi,” ungkap Bupati Cirebon, DR. H. Sunjaya Purwadisastra, MM., Msi.
Menangkap potensi besar ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cirebon menggelar Cirebon International Expo atau CIFEX 2017 pada tanggal 21 dan 22 Oktober 2017, bertempat di lapangan Tegalwangi Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon, mulai pukul 10.00 WIB.
Acara yang berlangsung dua hari ini melibatkan puluhan pelaku kerajinan rotan lokal yang akan memamerkan karya-karya terbaik mereka. Selain itu kerajinan batik khas Cirebon juga akan ditampilkan mengisi beberapa tenant pameran, demikian juga beberapa hasil kerajinan terpilih. Area kuliner yang menyajikan rangkaian kuliner khas Cirebon akan turut menghangatkan suasana, dirangkai dengan hiburan musik, fashion show batik dan kesenian di atas panggung.
Oleh karena acara ini ditujukan untuk lebih memaksimalkan potensi kerajinan rotan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cirebon juga akan menggelar talkshow bertema” Cirebon Serbagai Center Of Excellent Industri Rotan Dunia”. Menghadirkan para pembicara yang kredibel di bidangnya, talkshow ini diharapkan dapat menjadi ajang interaksi antara para industri kerajinan rotan dengan pembuat kebijakan.
Kampung wisata rotan Galmantro di Desa Tegalwangi, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, juga tak luput dari perhatian. Sebagai destinasi wisata dan edukasi kerajinan rotan, Galmantro sering mendapat kunjungan dari berbagai kalangan, baik wisatawan maupun kalangan profesi, seniman dan budayawan. Pemda Kabupaten Cirebon menyadari peran penting kawasan Galmantro untuk perkembangan dan keberlangsungan industri rotan. Oleh karena itu melalui CIFEX 2017, Galmantro disahkan sebagai pusat industri kerajian rotan Kabupaten Cirebon.
“Dengan industri rotan yang sudah mendunia ini semoga kedepannya dapat lebih baik lagi, lebih mantap lagi dan lebih bermakna lagi. Oleh karena itu jangan sampai kita tinggalkan kondisi yang sudah bagus ini dengan terus melanjutkannya untuk memproduksi kerajian rotan yang berkualitas,” tutup Sunjaya.
Untuk informasi selanjutnya mengenai CIFEX 2017, silahkan hubungi:
Kepala Bidang Perdagangan
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Cirebon
Jl. Sunan Kalijaga No. 10, Kabupaten Cirebon
Telp. 0231-321073/ 321495
Email : disperindag@cirebonkab.go.id

Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Komunikasi dan Informatika melakukan Pembinaan Radio Swasta Niaga, Publik dan Radio Komunitas se-Kabupaten Cirebon, Selasa (25/07/2017) yang dilaksanakan di Gedung IPHI Sumber.
Kegiatan ini diikuti oleh Pimpinan Radio yang ada di Kabupaten Cirebon dengan maksud untuk meningkatkan kualitas SDM Pimpinan dan anggota Radio Komunitas, Publik dan Swasta Niaga se-Kabupaten Cirebon. Hal itu disampaikan oleh Kepala Seksi Pengelolaan Informasi Publik Diskominfo Kabupaten Cirebon Dra. Tri Paribani, M.Si.
Tri Paribani menyampaikan ada beberapa tujuan dalam pembinaan ini yakni : pertama; untuk meningkatkan pemahaman di Bidang penyiaran, dan yang kedua adalah untuk meningkatkan profesionalisme penyiaran radio dalam penyampaian pesan-pesan pembangunan.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon Sugeng Darsono, SH.,MH.
Dalam sambutannya Sugeng Darsono menyampaikan atas nama Pemerintah Daerah kami menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini dengan harapan agar saudara dapat menyimak dengan seksama seluruh materi yang tersaji sehingga pada saatnya para Pengelola Radio lebih profesional lagi dalam pengelolaannya.
Pembinaan Radio Swasta Niaga dan Radio Komunitas ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan tentang regulasi penyiaran dan efektifitas penyampaian informasi kepada masyarakat. Melalui materi siarannya diharapkan agar Pengelola Radio lebih memahami tentang etika komunikasi dalam penyampaian pesan yang harus disesuaikan dengan aturan dan etika yang ada, sehingga tidak menimbulkan permasalahan di masyarakat. Media radio merupakan sarana komunikasi yang sangat efektif dan efisien dalam penyampaian pesan karena dapat menembus segala lapisan masyarakat.
Dari sejak zaman perjuangan sampai zaman globalisasi informasi saat sekarang ini media radio masih efektif dalam pembentukan karakter bangsa. Apabila kita flesh back kebelakang, pada zaman dahulu radio juga digunakan untuk mengobarkan semangat juang dalam mencapai kemerdekaan. Oleh karena itu kepada para Pengelola Radio agar senantiasa memberikan motivasi terhadap masyarakat agar dapat lebih aktif lagi dalam membangun Kabupaten Cirebon.
Secara pribadi selaku Plt Kepala Dinas saya mendukung dengan diadakannya pembinaan radio seperti ini. Tentu saja kegiatan ini merupakan hal yang positif dan sangat berguna bagi Pimpinan Radio Swasta Niaga, Publik dan Komunitas dalam mengembangkan radionya untuk bisa berinovasi dalam memberikan pesan-pesan Pemerintah kepada Publik.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi dan Informasi Publik Diskominfo Kabupaten Cirebon Sujono, SE.,MM sebagai moderator untuk memandu jalannya dialog interaktif antara para peserta kegiatan dengan para narasumber.
Materi yang disampaikan narasumber yakni tentang Kelembagaan dan Perizinan Pendirian Radio oleh Mokhamad Syaifurrohman, S.S dari Koordinator Bidang Infrastruktur Penyiaran Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Provinsi Jawa Barat dan Ketua Radio Komunitas Wilayah III Cirebon Ahmad Rovahan yang menyampaikan materi tentang Efektifitas Penyampaian Pesan Melalui Radio.(Bens, Diskominfo).

Dalam rangka menjalin keakraban antara fans dan crew Sportif FM,pada Sabtu malam tanggal 2 Juli 2017 bertempat di Studio Sportif FM telah dilaksanakan kegiatan Halal Bihalal.
Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan Ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan hubungan antara All Fans dan Crew Radio Sportif FM
Pada kesempatan tersebut hadir Sekretaris Dinas sekaligus sebagai Pelaksana Tugas (PLT)Kepala DiskominfoKabupaten Cirebon Sugeng Darsono, SH.,MM,Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi dan Informasi Publik (PKIP) Diskominfo, Fans Radio Sportif,Crew Radio Sportif dan masyarakat Desa Karang Sari.
Sugeng Darsono, SH.,MM pada kesempatan tersebut mengatakan Halal Bihalal merupakan adat masyarakat khususnya Cirebon yang pada hakekatnya mengandung tiga unsur yakni hubungan manusia dengan manusia,hubungan manusia dengan Allah,dan ukuwah islamiayah. Ini tentunya merupakan kegiatan yang sangat baik dan harus kita tingkatkan Ukuah Islamiyah.
Selain itu fungsi radio komunitas sebagai sarana Informasi,sarana silaturahmi dan sarana hiburan ditengah-tengah masyarakat sangat effektif dalam membantu penyebarluasan informasi kepada masyarakat tentang berbagai program Pusat maupun Daerah yang dibutuhkan dimasyarakat.
KH.Maksum dalam tausyiahnya mengatakan makna halal bihalal yang utama adalah peningkatan hubungan sesama manusia serta saling memaafkan sehingga kita semua akan menjadi fitra seperti bayi yang baru lahir.
Halal bihalal tersebut merupakan tradisi masyarakat khususnya diKabupaten Cirebon sehabis berpuasa sebulan lamanya kitra akhiri dengan kegiatan halal bihalal untuk bersilaturahmi, saling maaf memaafkan dengan tujuan agar puasa kita sempurna.
Dalam Kegiatan tersebut juga dilaksanakan pembagian sumbangan kepada anak yatim piatu.(Sahidin, Diskominfo)

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cirebon melakukan Bimbingan Teknik (Bimtek) dan Multimedia bagi Pelajar SMA/SMK se-Kabupaten Cirebon, Rabu (24/05/2017) yang dilaksanakan di Gedung Da’wah Sumber.
Kepala Bidang Pengelola Komunikasi dan Informasi Publik (PKIP) Diskominfo Kabupaten Cirebon Sujono, SE.,MM menyampaikan maksud kegiatan ini adalah untuk membuka wawasan pola pikir peserta agar dapat memahami Peran dan Fungsi Pers dalam membentuk karakter Bangsa melalui Penyebarluasan Informasi.
Sedangkan tujuannya adalah untuk memberikan Ilmu Jurnalistik dan Multimedia kepada para peserta agar dapat memahami arti dan dampak Jurnalistik dan Multimedia terhadap pembentukan pola pikir masyarakat serta memberi pemahaman kepada para peserta tentang pentingnya informasi dan berita untuk mempersiapkan diri menghadapi persaingan bebas antar Negara Asean.
Sementara dalam sambutan Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon H. Ma’mun Effendi, SH menyampaikan kemampuan menyajikan informasi atau berita dengan melalui tehnik atau proses penulisan dalam media inilah yang dikenal dengan jurnalistik. Seiring dengan perkembangan dan kemajuan teknologi, muncullah istilah konvergensi jurnalistik yang mana semua medium berita difungsikan secara optimal, sehingga didalamnya terdapat perpaduan berbagai bentuk elemen informasi, seperti teks, grafik, animasi, video, interaktif maupun suara sebagai pendukung untuk mencapai tujuannya yaitu menyampaikan informasi atau memberikan hiburan pada audiensinya.
Misi utama dari konfergensi jurnalistik adalah untuk memberikan informasi kepada publik tentang segala fenomena yang terjadi di dunia dengan cara yang paling tepat. Oleh karena itu pelatihan jurnalistik ini akan disampaikan melalui konsep dan metode praktis, sehingga peserta dapat mengapikasikan teknologi yang sedang tren antara lain memanfaatkan media cyber seperti website, blog, emal, milis, facebook, twitter, dan lain-lain sebagai media Informasi Publik.
Berdasarkan paparan tersebut kita juga dituntut mampu menyediakan dan menyebarkan informasi yang bermanfaat sehingga membuka cakrawala pola pikir terbuka dengan membawa kemaslahatan dan kemajuan bersama serta memupuk jatidiri yang kuat.
Melalui pelatihan ini, Pemerintah dan adik-adik pelajar dapat bersama-sama membangun masyarakat Kabupaten Cirebon menjadi masyarakat yang informatif.
Dalam Bimtek tersebut, Diskominfo mengundang dua nara sumber yakni Khaerudin Imawan S.Sos.I, M.I.Kom salah satu wartawan TV Nasional untuk memberikan materi tentang Jurnalistik dan Multimedia. Sedangkan M. Rofahan memberikan materi Jurnalistik tingkat dasar. Selesai kegiatan, Diskominfo memberikan sertifikat bagi para pelajar.(Bens, Diskominfo)