***** Terima kasih telah mengunjungi Website DISKOMINFO KABUPATEN CIREBON *****

Mar 20

Diskominfo Kabupaten Cirebon Gelar Pertunjukkan Wayang Kulit

dalamDinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon bekerja sama dengan Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra) menggelar Pertunjukkan Kesenian Rakyat Tradisional berupa Wayang Kulit, Sabtu malam (18/03/2017) dilaksanakan di Desa Budur Kecamatan Ciwaringin Kabupaten Cirebon.

Pertunjukkan kali ini menampilkan group wayang kulit Purwa “ Langen Putra” dengan dalang Suryono, W dari Desa Gegesik Kulon Kecamatan Gegesik dan  sinden Siti Juleha mengambil lakon “ Semar Membangun Pesantren”.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka penyebarluasan informasi melalui media kesenian rakyat tradisional dalam rangka acara mapag sri desa Budur, juga dalam rangka memeriahkan rangkaian Hari Jadi Kabupaten Cirebon yang ke-535.

Penyebarluasan Informasi ini dilaksanakan oleh Diskominfo Kabupaten Cirebon secara rutin setiap dua bulan sekali dengan tempat dan seni yang berbeda dari mulai wayang kulit, wayang golek, sandiwara dan seni lainnya.

Sekretaris Desa Budur Tatang Suhardi menyampaikan kegiatan merupakan rasa wujud syukur kita kepada Allah SWT atas segala rahmat dan rizkinya pada kita semua yang telah melaksanakan panen raya dengan hasil yang alhamdulillah cukup melimpah.

Disamping itu, pagelaran wayang kulit ini mengandung pelajaran atau nilai yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara Ketua FK Metra Kabupaten Cirebon H. Sulama Hadi menyampaikan kita bisa hadir untuk memenuhi Program Pemerintah sebagaimana wacana dari Bupati Cirebon ada 18 langkah kebijaksanaan kita ambil poin ke-13 yaitu dalam rangka melestarikan budaya bangsa. Melalui media tradisional yang satu-satunya media yang kencang dan bisa dinikmati oleh masyarakat.

Mudah-mudahan segala harapan pemerintah dengan tontonan ini, kita sebagai warga masyarakat yang baik kita bisa menyimak dan mengambil contoh yang baiknya dari cerita yang disampaikan dalang yang mengajak kearah kebaikan dan juga bisa menikmati tontonan ini.

Sedangkan dalam sambutan Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi dan Informasi Publik (PKIP) Diskominfo Kabupaten Cirebon, Sujono, SE.,MM menyampaikan bahwa pelaksanaan wayang kulit yang dilaksanakan di desa Budur merupakan kegiatan yang dibarengkan dengan acara mapag sri dan merupakan rangkain Hari Jadi Kabupaten Cirebon yang ke-535. Semoga dengan usia yang luar biasa ini Gapoktan yang ada di desa Budur ini panennya tambah luar biasa, sehingga mampu meningkatkan daya beli masyarakat desa Budur, khususnya para petani.

Kepala Bidang PKIP mengatakan, bahwa di tengah-tengah informasi yang cukup cepat sebagai akibat perkembangan teknologi yang luar biasa cepatnya media tradisional masih efektif dalam informasi pembangunan kepada masyarakat.

Di era jaman yang sudah canggih ini, jangan lupa kita masih mempunyai media tradisional. Disamping sebagai unsur tontonan juga mempunyai fungsi sebagai unsur tuntunan untuk kita bisa nikmati bersama.

Sekarang ini sedang marak informasi-informasi bohong (hoax). informasi-informasi ini tidak bisa dijamin kebenarannya. untuk  itu kita harus berhati-hati karena sekarang sudah ada Undang-undang ITE. Kalau kita menyebarkan informasi-informasi yang bersifat bohong kita bisa dituntut melalaui  pengadilan, maka hati-hati.

Kepala Bidang  PKIP menghimbau agar menggunakan media sosial dengan proposional sesuai dengan kebutuhan. Jangan menggunakan media sosial ini dengan unsur paksaan, unsur mengancam, pornografi. Jadi semuanya akan dikenakan sangsi hukum.

Kepala Bidang PKIP juga menghimbau kepada Gapoktan, kita harus berinovasi untuk merubah diri agar bisa meningkatkan perekonomian kita, menambah daya beli kita dengan bertranspormasi menjadi koperasi sehingga akan semakin baik adminisrasinya dan seksi usahanya tambah maju.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi dan Informasi Publik (PKIP) Diskominfo Kabupaten Cirebon, Sujono, SE.,MM, beserta jajarannya, Ketua FK Metra H. Sulama Hadi, Muspika Kecamatan Ciwaringin, Ketua Gapoktan Sumber Tani Hardillah, tokoh masyarakat dan Agama serta masyarakat Desa Budur.(Bens, Diskominfo)