***** Terima kasih telah mengunjungi Website DISKOMINFO KABUPATEN CIREBON ****

Jul 07

Menteri Kelautan dan Perikanan Kunjungan Kerja ke Cirebon

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo didampingi Bupati Cirebon, serta para dirjen dan staf ahli KKP melakukan kunjungan kerja ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Gebang Mekar, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa (7/7).

Sebelumnya, Menteri Edhy mengunjungi pabrik pembuatan jaring ikan dan benang, PT Arteria Daya Mulia (Arida) Cirebon di Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

Dalam Kunjungannya, Menteri Edhy mengajak para pedagang di tempat pelelangan ikan untuk menjaga kebersihan barang dagangannya.”Ada yang perlu diperbaiki seperti pedagang ikan harus lebih bersih dan higienis,” kata Menteri Edhy.

Menteri Edhy juga menyoroti terkait pendangkalan muara sungai, dan meminta kepada dirjen KKP untuk mendata pelabuhan yang ada di Indonesia yang berpotensi terjadi pendangkalan.

Menteri Edhy mengatakan, Desa Gebang Mekar merupakan desa yang sangat berpotensi, karena memiliki hampir 2.000 kapal. Untuk itu dirinya berkomitmen untuk menghidupkan Desa Gebang Mekar ini agar lebih berkembang. “Ini sangat besar, desa yang kapalnya terpadat di Indonesia yaitu 1.964 kapal,” paparnya.

Ada hal menarik yang menjadi perhatian menteri Edhy yaitu tentang potensi tambak udang, Ikan Bandeng, Ikan Bawal dan Kepiting di sekitar tersebut yang berpotensi dapat meningkatkan bagi desa. namun masih ada sedikit kendala yaitu terkait air bersih. Dirinya akan berusaha untuk memecahkan permasalahan tersebut karena sulitnya untuk mendapatkan air bersih di wilayah pantura.

“Ada 10.000 tambak udang yang idol disekitar sini, ada juga Ikan Bawal, Bandeng dan Kepiting. Untuk wilayah laut utara ini yang menjadi kendala adalah ketersediaan air bersih, ini yang masih menjadi PR.” Ungkapnya.

Dirinya meyakini apabila lahan tersebut dapat di kelola secara maksimal akan menciptakan pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Kecamatan Gebang dan sekitarnya.

“Dari situlah saya yakin akan banyak pertumbuhan ekonomi baru dengan memanfaatkan lahan yang secara nyata sudah ada,” Pungkasnya.